Tangkap – (Adili) – Pulangkan

Sesuai dengan postingan gue yang ini, ternyata kepolisian kita berupaya untuk menangkap para penipu-penipu itu, gue pikir mereka akan membiarkannya sampai hilang sendiri. Pihak kepolisian serius dalam mengatasi hal ini, masalahnya sekarang, masyarakat merasa dampak penipuan ini tidak ‘penting’ dan tidak signifikan, sehingga mereka tidak berniat melaporkan nomor telepon yang pernah mengirimkan sms minta pulsa tersebut.Ya, gue nonton di TV, kepolisian mengharapkan masyarakat turut membantu melaporkan nomor-nomor mana saja yang pernah mengirimi SMS sesat itu.

Demikian pula dengan gue, gue pun berpikir ahh buat apalah dilaporkan, yg penting ga kena tipu. Lagian tiap kali minta pulsa, paling minta diisi Rp 20.000. Iya sih emang angkanya kecil, tapi coba kita pikir, kalau dikumpulkan semua berapa totalnya, bikin perut-perut si penipu semakin buncit saja…

Nah…itu lah, kalo semua masyarakat berpikiran seperti gue, ga bakal ada penyelesaiannya. Makanya, Jangan yah, jangan…berpikir seperti gue 😀

Eitsss….tunggu dulu, meskipun mungkin hanya segelintir masyarakat yang melaporkan, kepolisian kita sudah bertindak sangat baik, karena mereka telah menggerebek ‘sindikat’ tersebut.

Yak, benar, ternyata itu merupakan sebuah JARINGAN. Kirain cuma kerjaan orang-orang iseng yang bekerja secara individu, ehh sebuah jaringan loh..bisnis penipuan mungkin?? Ah… yang gilanya lagi, negara kita tersayang ini menjadi Basecamp nya, ternyata sebagian besar (dan hampir semuanya) adalah Warga Negara Asing alias Bukan Orang Indonesiaaa….hello hello kring kring… kok bisa-bisanya sih negara kita dijadiin lahan basah bagi para penipu-penipu itu? Sedemikian lemahkah sistem keamanan negara kita sehingga sindikat yang sudah bersarang beberapa tahun tidak terendus keberadaannya? Sedemikian lemahkah daya pikir masyarakat kita sehingga membuat para penipu itu senang bersarang dan bertelur di negara ini?

Namun bagaimanapun, gue memberikan applause untuk kepolisian RI yang berhasil menggerebek sarang penipu ini yang berada di beberapa daerah di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang, yaitu di BSD City…ya ampuuunnn cuma selemparan batu sama toko gueee -___-” Good job, Pol…

Lalu, apa yang terjadi sama para penipu yg banyak berasal dari China dan Taiwan itu? Ditangkapnya aja rame-rame…kalau gue yang jadi penipunya, pasti ga takut, soalnya dihukum barengan, kayak jaman sekolah dulu, kalau dihukum rame-rame malah jadi ga serem. Eh, tapi ternyata malah ga dihukum loh….begitu mudahnya, mereka hanya dikembalikan, disuruh pulang ke negaranya masing-masing.  Udah? Gitu doank? Kok enak banget sih? Istilahnya, dibunuh tanpa disiksa… eh, bukan, eh iya, eh apa deh istilahnya. #Galau

Mbok ya yang tegas gitu lohhh…perketat lagi orang-orang asing yang mau masuk ke wilayah RI. Gak apa-apa lah dianggap sok, sombong, belagu, sama negara lain. Yang penting ini menunjukkan bahwa negara Indonesia serius melindungi negaranya, serius melindungi rakyatnya, tidak mudah dijadikan ‘sarang’ bagi pihak-pihak yang berniat buruk. Indonesia pernah (dan mungkin masih) disebut sebagai sarang teroris, kini sebagai sarang Penipu juga??

Tapi, di samping itu, kiranya kita sebagai masyarakat Indonesia juga harus meningkatkan sifat dan sikap Skeptis, alias tidak mudah percaya. Tidak mudah percaya bukan berarti selalu Tidak Percaya, hanya lebih hati-hati, dijamin kalau kita tidak mudah kena tipu, otomatis si penipu-penipu itu juga malas berlama-lama bikin sarang di sini.

Gyaboooo!!

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in In Her Mind, Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Tangkap – (Adili) – Pulangkan

  1. Grace says:

    Indonesia sih sampe sekarang masih jadi sarang teroris koq. Tapi ga nyangka juga ya, ternyata penipuan sms itu ulah sebuah jaringan, tadinya gua kira juga cuma ulah orang-orang iseng doank. Tapi ga heran lah, Indonesia sih sarang segala macem kriminal, dari copet, korupsi, penyelundupan narkoba, dll.

    • neitneit says:

      Iya gue juga awalnya mikir itu kerjaannya orang iseng. kayaknya disini udah jadi lahan basah buat segala jenis kejahatan, mau kejahatan yang nyata maupun kejahatan yang ga kelihatan. sigh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s