Mobilku Bukan Mobilku

Gue memiliki rasa romantisme sama mobil di rumah. Mobil yang selalu nemenin gue kemanapun selama 2 tahun ini.

Sebenarnya mobil ini berumur tepat 4 tahun (dari Juli 2007). Selama hampir 2 tahun pertama dirawat  oleh cici gue di Jambi, namun berhubung peraturan di sana berubah, yaitu semua mobil yang tidak berplat BH (Jambi’s), tidak boleh berkeliaran. Maka, dengan berat hati si cici mengirimkan mobil ini kembali ke Jakarta (Plat B tentunya), dan akhirnya gue yang melanjutkan menggunakannya.

Dia adalah…

Mobil yang pernah mogok ketika pertama kali gue membawanya sendiri ke kantor, gue menyebutnya, Salam Kenal.

Mobil yang pernah mencium mobil lain secara tidak sopan sampai penyok-penyok.

Mobil yang pernah dengerin tangisan kesel gue di dalamnya.

Mobil yang sering dengerin nyanyian-nyayian aneh gue.

Mobil yang sering nemenin gue ngemil ditengah kemacetan.

Dan, Mobil yang tidak mau nyala secara mendadak ketika kita bawa ke showroom mobil untuk nanya-nanya harga pasaran, ketika itu, gue pikir si mobil pasti tau dirinya mau dijual, jadi dia ngambek.

Karena suatu dan lain hal yang tidak ingin gue jelaskan di sini, maka keluarga gue memutuskan untuk menjual mobil ini dan berniat menggantinya dengan yang lain.

Kemarin, pemilik barunya datang kerumah untuk mengambil mobil tersebut. Setelah selesai bertransaksi dan melakukan pembayaran via ponsel, dan gue sudah mengecek uang masuk, maka saat yang ditunggu-tunggu datang. Mobil ‘gue’ dibawa pergi. Hiks… Itu bukan mobil gue lagi donk sekarang…. *nangis kejer* garasi gue kosong deh sekarang 😦

Mungkin lebay bagi sebagian orang, karena hanya demi sebuah mobil gue menuliskannya di blog. Tapi siapa sih ga merasa ada sesuatu yang hilang ketika berpisah dengan apa yang sudah menjadi kebiasaan kita? Tapi ya tidak boleh melekat, tidak ada yang abadi. Gue hanya senang mengingat-ingat, bukan menyesali.

Maka itu, nampaknya kami harus mencari pengganti yang siap mendengar suara sopran dan siap nemenin gue kemanapun, karena lokasi kerja gue cukup jauh untuk ukuran ini.

Zai Jian! Qing Hao Hao a....

Zai Jian! Qing Hao Hao a....

Thanks for being my sweet car for these years…

Please be nice to your new friend ^^

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Her Daily News. Bookmark the permalink.

6 Responses to Mobilku Bukan Mobilku

  1. gembul says:

    yeah tp begitu dpt mobil br juga lupa lu hahaha
    jd diganti apa ni?? honda jazz??

  2. neitneit says:

    hahaha… lupa sih pasti ga lupa lah bul, tapi tidak melekat :p
    gantinya apa ya,,, nanti kita obrolin lg deh bul. hehe

  3. gembul says:

    hmm jgn2 dpt e280 ya?? hahahaha

  4. neitneit says:

    hahahahahaa mau donk e280 sini beliin donk, koko gembul…:D

  5. helen says:

    Dedeeee gue jadi ikutan sediiih apalagi pas liat B1582O nya =( sama kayag wkt gue jual yaris d..asal liat plat nya gue jadi sediiih beneeer …soale yg jual mobil yaris gue showroomnya di sebelah ruko gue =(

  6. neitneit says:

    iya ce,,,gue merasakan apa yang lo rasakan. hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s