Lupa Lupa Ingat

Backsound: Lupa Lupa Ingat – Kuburan Band

Gue paling benci perasaan Penasaran, dan Lupa apa yang harus dikerjakan, padahal kita tahu ada hal yang harus kita kerjakan, tapi kita lupa itu apa.

Misalnya gue dari dalam rumah menuju dapur, sampai di dapur gue lupa mau ambil apa. Berdiam cukup lama beberapa detik disana untuk memikirkan apa yang harus gue ambil di dapur. Gue harus mengingatnya dengan cara menelusuri langkah gue dari dapur menuju kembali ke dalam rumah, dan di tengah perjalanan gue akan tiba-tiba mengingatnya. Oh iya, gue ke dapur kan mau ambil kecap. Kemudian, hati terasa tenang. Kalau tidak, gue akan merasa sangat penasaran dan kepala berpikir keras. Jangan sebut gue penuaan dini ya. Haha…

Kalau lupa hal-hal kecil tidak menjadi masalah. *upaya-pembelaan-diri*

Yang akan menjadi masalah adalah ketika kita melupakan seseorang. Mungkin seorang teman lama yang udah lama banget ga ketemu, lalu tiba-tiba kita bertemu dengannya secara kebetulan di suatu tempat. Kita merasa seperti mengenalnya ketika melihat wajahnya, tapi kita tidak ingat pernah kenal di mana dan pernah ngobrol di mana, yang pasti gue yakin gue kenal dia, hanya saja gue lupa.

Dan inilah yang gue alami beberapa bulan yang lalu, ketika melayat ke salah satu rumah duka, dan bertemu dengan orang ini. Gue merasa pernah ketemu dia, pernah ngobrol sama dia, atau mungkin pernah belajar juga sama dia? Tapi gue lupa. Bener-bener lupa akut.

Sampai gue penasaran tingkat tinggi, gue tanya ke teman yang menjadi tuan rumah, siapakah orang yang tidak asing itu, temen gue bilang itu kakak iparnya yang lebih muda dari dia. Hmmm… Lebih muda, dan katanya seumuran gue. Gue tanya latar belakang sekolah dan kuliahnya, tapi kenapa ga ada yang cocok sama sekolah/kampus gue. Akhirnya gue pun pulang tanpa berhasil mengingat siapa dia.

Dan orang itu pun nampak seperti ling lung pernah mengenal gue juga, tapi tidak berkata apa-apa.

Beberapa hari kemudian tiba-tiba gue teringat. Kalau ingatan gue benar, sepertinya dia temen les musik gue dulu… Entah benar atau tidak. Hahaa… Setidaknya, ini membuat rasa penasaran gue sedikit terangkat.

Dan sekitar minggu lalu, tiba-tiba dia add gue di Facebook. Nah, bener kan? Berarti kami memang kenal 🙂 Dan gue langsung mengirim message ke dia untuk say hi! Eh tapi belum dibalas juga -__-”

Inilah gue, dengan tingkat kelupaan yang cukup sangat menyebalkan.

Semoga tidak terulang kembali 🙂

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s