Si Penjaga Bermata Ngantuk

Gue sering melihat suatu kejadian yang menyebalkan. Hal ini kerap terjadi di sekitar rumah gue, dimana…dia adalah si penjaga portal di komplek rumah.

Gue tidak ingin memojokkan siapapun, tetapi gue disini ingin berbicara sebagai seorang warga dari ratusan juta jiwa di kota ini. Orang lain mungkin mengalami hal yang sama di lingkungannya, dan gue melihatnya di lingkungan gue sendiri.

Ini adalah kisah segelintir orang yang tidak bisa membedakan antara menghormati orang, dan menghormati mobil. Kalian pasti sudah tahu arah tujuan pembahasan gue ini.

Gue sebagai warga, sudah wajar apabila melewati portal keluar/masuk komplek, angkat tangan ke penjaganya alias Hansip, baik gue menggunakan mobil, motor, maupun jalan kaki. Setidaknya jika melihat mereka, gue akan angkat tangan dari dalam mobil, atau menyapa “Pak,” jika gue sedang jalan kaki. Biasanya pun mereka menyapa balik, atau mereka yang menyapa duluan. Ini adalah sikap yang wajar.

Dari sekian banyak hansip, hanya ada satu orang yang sudah gue tandai di dalam otak, beruntunglah orang itu karena menjadi bahasan di blog ini. Dia adalah hansip bermata ngantuk (serius!). Begini, Ketika gue melewati mereka dan angkat tangan, orang ini tidak pernah membalas sapaan. Boro-boro membalas, ada mobil keluar/masuk pun dia terlihat ogah-ogahan. Tidak sopan bukan? Bahkan pacar pun pernah bilang, “hansip kamu yang itu gak banget deh.” Gue pikir, tu hansip ga lihat sapaan gue/pacar. Hari berikutnya, begitu lagi, gue santai aja. SELALU begitu setiap kali kalau dia yang jaga, sampai akhirnya, gue tidak lagi menyapa si penjaga komplek yang bermata ngantuk dan suka malas-malasan itu.

Hari ini, gue diantar oleh bokap, dan si Hansip ini yang jaga. Nah, di sinilah kisah menjijikan itu terjadi, untuk ke-bukan-pertama-kalinya. Hansip yang notabene selalu ‘bermata-ngantuk’ dan malas-malasan di posnya, mendadak bangkit dari duduknya, mengangkat tangan pada kami, bahkan membantu mengatur kendaraan di luar komplek agar mobil kami bisa keluar. Tiada hujan tiada badai, sikapnya sungguh berbeda dari biasanya.

Berikut percapakan gue sama bokap:

Tien: Pa, si hansip yang tadi, setiap kali aku keluar komplek dia selalu malas-malasan di pos nya, matanya kayak orang ngantuk, trus ga pernah balas sapaan orang. Aneh juga kok ini tiba-tiba dia nyapa duluan ya?

Papa: De, mungkin dia itu tipe orang yang ga bisa menghormati orang lain, soalnya dia hanya menyapa si mobil, bukan menyapa pemilik mobil.

Tien: Haha! Iya, aku pikir juga gitu pap, nyebelin yah.

Jadi, kita bisa lihat kan di mana letak menjijikannya? Di planet ini pasti ada aja orang sejenis penjaga-bermata-ngantuk itu, dan gue, sangatlah muak. Zzzz….

Salahkah gue menilainya seperti itu?

bu hao kan de hua, dan shi bu cuo ba! :p

bu hao kan de hua, dan shi bu cuo ba! :p

Gambar gue ga bagus diliat sih, tapi yah lumayan lah buat sedikit gambaran. Hahaha… 🙂

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Her Daily News, In Her Mind. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s