Libur Lebaran = Liburan Panjang

Bagi kita yang tinggal di Indonesia, apapun agama yang kita anut, tetap akan sangat menantikan hari raya ini, yaitu Idul Fitri, yang juga terkenal dengan sebutan Lebaran. Kenapa semua orang menantikannya? Di samping mereka menantikan THR (Tunjangan Hari Raya), juga karena libur lebaran tidak hanya sehari dua hari seperti hari raya umat lainnya, libur lebaran ini bisa sampai 1 minggu, bahkan pabrik-pabrik ada yang meliburkan karyawannya sampai 2 minggu. Supaya mereka bisa pulang kampung dan kumpul bersama keluarganya. Intinya, puas-puasin deh liburnya, nanti masuk kerja harus lebih semangat ya!

Bagi gue yang tinggal di ibukota Jakarta, juga sangat mencintai momen lebaran setiap tahunnya, karena selain saatnya bersantai di rumah, juga bisa menikmati jalanan Jakarta yang aduhai mulusnya…mulus dalam arti, tidak perlu bermacet-macet ria bersama ribuan kendaraan lainnya. Jarak tempuh yang biasanya butuh waktu 1,5 jam termasuk macet, bisa dilalui hanya dengan waktu 30 menit saja…kemana-mana jadi dekat.

Liburan kemarin, gue melakukan ‘curi start’…jadi ketika orang-orang masih berkutat di kantornya masing-masing, gue bersama pacar, koko, sao2, keponakan, n temen2nya koko (ber-9 tepatnya) melipir ke BALI! Gue berlibur ke Bali dari tanggal 24-28 Agustus, dimana sebagian besar kantor-kantor lain baru mulai libur dari tanggal 29 Agustus. Hehe… Dannn liburan gue pun dilanjutkan di dalam kota saja, karena Cici dan 3 keponakan gue datang dari Jambi. Jadi rumah gue rame banget…ada yang teriak-teriak, ketawa-ketawa, nangis-nangis, dan barang-barang pun berhamburan dimana-mana…Mana asisten rumah tangga pulang kampung dan ga berencana untuk kembali lagi, kebayang donk gimana gue, cici dan nyokap bokap sibuknya menjaga dan merapihkan rumah dari hasil karya para kurcaci jambi. Hahaha… *lebay* Sisa liburan pun gue isi dengan dinner bareng teman-teman…kalo hari-hari biasanya kita susah bikin janji lantaran pada sibuk, maka kita memanfaatkan waktu liburan ini untuk sekedar reuni kecil-kecilan dan ngobrol-ngobrol.

Yahhh pokoknya libur lebaran adalah momen yang tepat untuk kumpul keluarga, teman-teman, juga bisa jungkir balik di jalanan kota Jakarta…Dan jangan libur kelamaan, karena bosennnnnn bangettttt… libur yang puas adalah antara 5-10 hari. Lewat dari itu, kita akan bulukan di ranjang masing-masing karena biasanya aura-aura kemalasan muncul pada saat itu. Hehe… Mengingat libur lebaran gue tahun lalu, 1 minggu jalan2 ke Taiwan dan lanjut 1 minggu jalan2 ke Zhongguo, pas lagi jalan2nya sih seru n senang sekali, tapi setelah pulang ke rumah, badan rasanya mau rontok. Cape bgt. Makanya kenapa liburan jangan lama-lama, karena kebosanan dan kelelahan bisa hadir kemudian.

Mari kembali bekerja, tentunya dengan semangat yang lebih dari sebelumnya.

Salam Sukses ^^

Oh iya, Selamat Idul Fitri bagi teman-teman yang merayakannya. Maaf lahir batin ya…maaf kalo selama ini ada kata-kata dan perbuatan yang tidak berkenan. Semoga bahagia selalu ya, kawan. Dannn….semoga, di tahun berikutnya tidak ada lagi ‘Lebaran Tertunda’. Eaaa… keren tuh kalo dijadiin judul FTV :p

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Her Daily News. Bookmark the permalink.

2 Responses to Libur Lebaran = Liburan Panjang

  1. michel says:

    trip yang mengesankan tapi merasa waktunya kurang lama hahaha, jd kangen lg buat liburan ke bali… baby al 1st trip jg ke bali…
    menunggu next trip.. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s