Weekend Yang Ngejelimet

2 Minggu yang lalu adalah malam minggu dan Hari Minggu yang muram bagi gue…

Pasalnya, gue, pacar, dan teman-teman nonton konser di Gedung BPPT (lihat review kejam nya di sini) itu adalah malam minggu yang agak tidak menyenangkan, padahal gue yang ngajak teman-teman untuk nonton konser itu, dan….Tidak-sesuai-dengan-harapan-gue. Oke, gue berpikir terlalu muluk kayaknya. Ini kisah pertama. Gue tidak ingin berlama-lama membahasnya. Sakit hatii -.-

Lalu esoknya, hari Minggu kelabu, dimana gue kondangan seorang teman di Angke Kelapa Gading. Bagi seorang wanita, pergi kondangan adalah wajib hukumnya untuk mengenakan High Heels…entah yang killer maupun yang standard tingginya. Entah mau yang Wedges maupun yang Stiletto… Semua itu sah-sah saja, SELAMA…., Selama mereka tidak menginjak kaki orang lain dengan sepatu aduhainya tersebut! Oh iya, catat ya saudara-saudari sejagat dunia maya, ini diutamakan untuk para wanita yang gemar mengenakan Stiletto untuk kakinya yang cantik agar terlihat semakin cantik, jenjang, dan mempesona tentunya. Mereka boleh saja bercanda-canda, ngobrol-ngobrol asik sambil ngantri Sate Ayam. Tapi mohon semohon-mohonnya, ngobrol dan ngantri sih ga usah pake acara mundur-mundur segala kali yahh… Kalo dibelakangnya ga ada orang ya gapapa (meskipun tetap riskan kalau dia tersandung dan terjatuh), lah ini di belakangnya ada GUE. Gue, wanita yang katanya perkasa dan tomboy, yang sangat tahan dengan Air Mata. Mendadak teriak “Arggghhhhhhhhh” sampai sekeliling memandang heran ke arah gue. Sakit banget swearrrr demi Jenggot Pak Raden! Si wanita yang menginjak gue reflek langsung nengok belakang dan melihat gue merintih kesakitan, serta merta langsung minta maap berulang kali. Iya, gue tau dia ga sengaja. Gue tahu dia kayaknya sangat menyesal. Gue hanya bisa memandang dia dan suaminya dengan tatapan penuh haru T.T sambil berkata “iya, gapapa gapapa…”. Ga bisa komentar apa-apa lagi gue. Mau marah-marah juga ga bisa, wong orang ga sengaja, lagipula udah ga ada tenaga saking sakitnya. Rasanya nyuttt…nyutt….nyutt…byaarrrr,,, air mata gue mengalir dengan sendirinya tanpa mampu gue tahan. Gile man, rasa sakitnya zuper duper kejamm, biasanya gue bisa menahan air mata, tapi ini? Tanpa seijin gue mereka mengalir duluan. Ga sopan. Masa nangis di kondangan. Ga lucu bener. Yah gimana donk.. >.<

Belum lagi kesialan gue dan pacar berlanjut, ketika gue mengambil tempat duduk di pojok untuk mengistirahatkan kaki gue, sang pacar bawain gue sepiring makanan. Nah, teman kami yang baik hati pun membawakan segelas ice cream buat kami, dan sang pacar meletakannya di pahanya. Nah, selang kira-kira 10 menit, dia selesia makan, kayaknya nih sang pacar lupa kalo di pahanya masih ada segelas ice cream. Dia langsung berdiri aja untuk bawa piring ke tempat piring kotor. Jrenggg jrengg…tumpahlah semua isi ice cream yang ada di pahanya tadi. Hahhaa… jatuh semuanya mengotori jasnya, celananya, sepatunya, karpetnya… ouchhh. Benar-benar not-our-day kan?? Mungkin…karma buruk kami sedang berbuah saat itu,,, >.<

Hikmahnya:

– Nonton lah konser dengan tidak berharap terlalu tinggi..hehe…

– Pakailah high heels dengan bijaksana. Jangan bijak injak sana bijak injak sini.

– Jangan letakkan ice cream di pahamu, kecuali jika kau ingin merasakan sesuatu yang dingin-dingin empuk.

Ya ampun, udah lama ya gue ga curhat di blog. Lagi sibuk akhir-akhir ini. Hiksss…*dan sebenarnya lagi ga ada ide juga* hehhee…

Okay, sekarang lanjut ke kisah romantis gue dan keluarga sang pacar di hari Sabtu yang lalu…

Jadi nih, hari Sabtu kemarin gue dan keluarga sang pacar jalan-jalan, kemana? Ada dehh… mau tau aja *hahaha* dan kemudian, kami berhenti di sebuah restauran yang menjual Bebek Goreng yang katanya ‘Asli’ H. Selamet di Jalan Musi. Setelah kami memesan makanan, tiba-tiba ada sesuatu terjadi sehingga kami ga jadi makan di sana. Akhirnya dibungkuslah makanan-makanan itu, dan kami berencana makan di rumah gue. Nah, inilah ribetnya seorang wanita, kalo jalan-jalan pasti tas nya selalu ganti-ganti. Dan ini terjadi pada gue untuk kesekian kalinya. Hehe… Gue lupa bawa kunci rumah -__-” Berhubung asisten rumah tangga di rumah masih sangat baru, jadi kunci rumah dibawa ortu gue. Kebetulan mereka belum pulang ketika gue sampai rumah, dan kunci pribadi gue ketinggalan di tas yang lainnya. Jadi? Pupus sudah harapan untuk makan di dalam rumah. Jadinya gue minta sendok dan garpu dari dalam rumah dan kita dinner di mobil… eaaa romantis betul kan kita?? Haha… Maap ya asuk, ai, dede, kita jadi makan di mobil gara-gara kelalaian akuuu 😉 Tapi bebek gorengnya tetep enak kan? ya kan ya kan? 😀

Yah, sekian kisah weekend gue selama 2 minggu ini. Semoga weekend lainnya baik-baik saja. hohoho…

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Her Daily News. Bookmark the permalink.

One Response to Weekend Yang Ngejelimet

  1. Ing Marina says:

    Ngebayangin muka sang pacar saat es krim nya tumpah.. >.<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s