Jawaban Puisi ‘Aku’ Chairil Anwar

Dari Kumpulan Puisi Chairil Anwar (1922-1949)

AKU

Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Maret 1943

Jawaban Puisi AKU Chairil Anwar :

KAMU

Selalu terbentang harapan untukmu
Tiada berujung larimu
Untuk memelukmu pun aku tak sanggup
Hanya sebutir debu yang gugup
 
Dan jika itu memang kamu,
Tidak, 
Kamu bukanlah si binatang jalang
Yang dari kumpulannya terbuang
 
Kamu,
Sebuah awan yang tak dikenal matahari
Dan kamu sibuk berlari
Dengan peluru di badanmu
Merintih dalam sendirimu
 
Tak akan pernah cukup
Berjuang
dan menerjang
Meski harus terjatuh dan terlungkup
 
Jika untuk mengenal kamu,
Aku mau hidup seribu tahun lagi.
 
Oktober 2011
Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in In Her Mind. Bookmark the permalink.

3 Responses to Jawaban Puisi ‘Aku’ Chairil Anwar

  1. id@ says:

    wuihhhhhhhhhhh jadi puitisss ^^

  2. Haykal Clalu Di Hati says:

    Puisi Yang Sangat Indah Membuat Hati q Jadi Tergerak Untuk Ikut Membuat Karya

  3. Grace says:

    Sangat-suka-sekali! Hebaaaattt!!!!!!!!!! Kereeeenn abiiissss!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s