Antara Blackberry, Suporter Bola, atau Sembako?!

Kemarin gue dapet broadcast message di BBM mengenai peluncuran produk blackberry yang baru… Begini isinya :

PT. Research In Motion Indonesia and Pacific Place presents:
FIRST EVER IN THE WORLD TO LAUNCH BLACKBERRY 9790 BELLAGIO
Launching date: 25 – 26 November 2011 (Fri, Sat)
Normal price: Rp 4,599,000,-

BLACKBERRY BELLAGIO – Rules & Regulations for 50% discount promo:
• Khusus 1000 antrian pertama akan mendapat potongan harga 50%
untuk pembelian BlackBerry® Bold™ 9790
• Setiap calon pembeli wajib mengantri ditempat yang telah
disediakan dan mengikuti peraturan yang telah ditentukan.
• Setiap pengantri hanya berhak untuk membeli 1 unit BlackBerry® Bold™ 9790
• Setiap calon pembeli harus dapat menunjukkan KTP dan kartu
kredit sesuai dengan identitas masing-masing.
• Transaksi pembelian hanya dilakukan dengan kartu kredit. Tunai
atau kartu debit tidak diperbolehkan
• Promosi kartu kredit yang lain tidak berlaku untuk penawaran
ini (misalnya cicilan 0%, etc.)
• Pengantrian tidak dapat digantikan oleh orang lain
• Setiap calon pembeli akan menerima gelang yang harus langsung
dikenakan, TANPA GELANG ini, calon pembeli TIDAK DAPAT MELAKUKAN
TRANSAKSI PEMBELIAN.
• Setiap calon pembeli akan mendapatkan kartu antiran yang harus
ditunjukkan di kasir. TANPA KARTU ini, calon pembeli TIDAK DAPAT
MELAKUKAN TRANSAKSI PEMBELIAN.
• Calon pembeli yang perlu keluar dari antiran (toilet, etc.)
harus memberitahu petugas terlebih dahulu dan keluar dari antrian
tidak lebih dari 10 menit.
• Panitia berhak mengeluarkan calon pembeli apabila dinilai
melanggar peraturan, melakukan kecurangan, dan atau mengganggu
keamanan dan ketertiban.

Dan apa yang terlintas di otak gue? “Apa-apaan nih?!” Mau beli handphone aja ribet bener. Harus yah berbondong-bondong beli BB baru yang katanya diskon gede-gedean? Iya, gue bukan orang yang terlalu mempedulikan gadget keren dan terbaru, karena yang penting gadget itu berfungsi dan berguna bagi proses kerja dan sosialisasi saja. Cukup. Mau ada yang baru kek, mau ada yang lebih keren kek. Gue cukup tahulah, biar gak ndeso-ndeso amat, dan ga pernah punya niat untuk langsung membelinya. Jadi gue menganggap hal ini adalah..Lebay 😀 *maaf ya jika ada yang merasa* Ga percaya? Liat aja peraturannya! Mau beli BB terbaru aja syaratnya banyak bener. Nanti juga harganya turun sendiri tanpa perlu antri. Itulah hebatnya ilmu marketing….bisaaaa aja menarik minat masyarakat untuk antri ‘berbondong bondong’.

Ribuan orang menyerbu Pacific Place

Ribuan orang menyerbu Pacific Place

Sumber foto: Kompas.com

Gue bisa berkata demikian, karena tadi siang gue nonton Metro Siang (Saluran tv favorite gue untuk urusan berita terdepan). Mereka memberikan liputan dari Pacific Place, bagaimana padatnya masyarakat di sana yang rela mengantri dari tadi malam, demi mendapatkan nomor antrian dan gelang untuk membeli Blackberry 9790 Bellagio. Tahu kayak apa ramainya?? Kayak suporter bola siap memberikan dukungan kepada tim andalannya. Yah, seperti itu lah ramainya. Dan gue hanya bergidik ngeri. Karena, gue yakin di antara ribuan orang yang antri itu, pasti nantinya ada yang terluka. Entah ketabok, entah dorong-dorongan, atau yang buruk mungkin saja terinjak-injak! Sampai pihak pacific place harus menyediakan setidaknya 5 unit mobil ambulance. Belum lagi cuaca yang panas-hujan-panas-hujan pasti akan berdampak bagi kondisi fisik masing-masing orang. Baca ringkasannya di sini.

Ga ada salahnya sih mengadakan acara semacam ini. Sungguh tulisan ini tidak bermaksud mengkritik pihak manapun. Apalagi, Indonesia menjadi negara pertama untuk launcing BB Bellagio ini… “Indonesia First in the World” kata-kata itu tercantum di kotak yang dirancang ekslusif itu. Okay, bangga memang. Hanya saja, menurut gue, cara ini sangatlah berpotensi kericuhan, dan membahayakan keselamatan. Maaf, jika terlalu berpikiran negatif dan jelek banget. Tapi ini serius terlintas di otak gue, mengingat begitu besarnya animo masyarakat kita terhadap produk-produk yang ‘lagi IN’ dan juga mengingat tradisi masyarakat Jakarta yang ga-bisa-ngantri-dengan-tertib. Pasti adaaaa aja ributnya. Apalagi dari berita yang gue baca dan gue dengar, banyak perempuan yang pingsan karena antri kelamaan, dan berdesak-desakan. Miris kan? CUMA demi sebuah smartphone loh…yang beberapa waktu ke depan pasti harganya mulai merosot sedikit demi sedikit. Yah…ga worth it aja menurut gue.

Lalu, apa yang terlintas di pikiran gue ketika nonton berita siang tadi? “Sebagian masyarakat rela ngantri berjam-jam untuk MENDAPATKAN sembako ataupun amplop sumbangan. Tapi, sebagian masyarakat ini, rela antri berjam-jam untuk MENGELUARKAN uang dua juta lebih.” Gak ada yang salah memang, karena itu kan uang dari penghasilan masing-masing orang. Hanya saja, miris melihat masyarakat kita yang hidup berdampingan di kota besar namun memiliki kehidupan bagaikan dua sisi mata uang. Saling bersisian namun tak bisa saling bertatapan.

Gue akui, BB Bellagio ini keren dan canggih punya… Namun bukankah akan lebih terasa ‘aura’ elegant nya apabila tidak dijual secara bar-bar seperti ini??

Blacberry 9790 Bellagio

Blacberry 9790 Bellagio

🙂

Salam Hightech

*kecupppp*

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 Responses to Antara Blackberry, Suporter Bola, atau Sembako?!

  1. dr. Miki says:

    Mental orang Indonesia, ga kelas pekerja ampe kelas buruh juga sama aja ga ada beda. Memalukan!!

  2. Pingback: Demi Apa??? | @truetienz

  3. Grace says:

    Paraaaahhhhhhh!!!!!!!!! Hanya demi sebuah BB. Tapi orang Indonesia emank kebanyakan ga bisa berpikir jauh ke depan sih. Mana mereka mikir coba, demi sebuah BB orang bisa pingsan, kaki kram, kedorong, keinjek, dll. Mungkin perlu acara yang namanya Bedah Otak, buat ‘membedah” sistem berpikir manusia Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s