Demi Apa???

Melanjutkan obrolan kita kemarin mengenai antrian heboh Blackberry Bellagio, yang berpotensi terjadinya kericuhan. Ternyata memang benar, kemarin gue nonton berita dan mendapati informasi bahwa antrian tersebut akhirnya dibubarkan oleh polisi, karena keadaannya yang semakin ricuh dan kacau. Puluhan orang jatuh pingsan dan harus digotong oleh pasukan polisi untuk diselamatkan dari lautan manusia itu. Ada juga yang mengalami patah tulang….GILA! Demi Apa hal ini terjadiii??

Sungguh? Benarkah demi sebuah gadget seseorang harus merelakan kesehatannya kala itu? Mungkin sebelum berangkat dari rumah, mereka tidak mencerna akan adanya dampak yang membahayakan seperti yang terjadi kemarin. Dan gue juga baru terpikir bahwa lautan manusia kala itu, kemungkinan besar bukanlah pembeli akhir. Bisa jadi mereka adalah joki antrian, yang diminta untuk membeli dulu blackberry nya dan akan diberi upah kemudian oleh si pemberi kerja, dengan kisaran harga tertentu. Namun, jika keselamatan yang menjadi taruhannya, apakah si pemberi kerja mau bertanggungjawab? Belum tentu! Dan jika mereka memang pembeli akhir, apakah setelah mendapat gadget yang mereka inginkan lantas merasa puas? Belum tentu juga, apalagi jika terjadi hal yang merugikan.

Dan, kenapa Indonesia dipilih menjadi negara pertama untuk launching produk tersebut? Apakah karena Indonesia termasuk negara pengguna Blackberry tertinggi di dunia? Mungkin iya. Apakah karena Indonesia adalah termasuk negara yang memiki masyarakat dengan tingkat hightech yang cukup tinggi? Mungkin juga iya. Ataukah, karena Indonesia memiliki-masyarakat-yang-mudah-dipengaruhi-sehingga-mereka-senang-memasarkan-produknya-di-negara-ini?? Bagaimana jika alasan ini memiliki tingkat ke’IYA’an yang sangat tinggi?? Haha! Semoga bukan itu alasannya. Semoga bukan itu alasannya. Semoga bukan itu alasannya. -___-”

Gue nonton berita kemarin sampai geleng-geleng kepala…gimana tidak? Gue melihat seorang wanita tersesak-sesak napasnya, gue melihat seorang wanita menangis-nangis, gue meliat seseorang yang pingsan digotong oleh anggota polisi menembus kerumunan manusia yang menyeramkan! Dan itu semua terjadi hanya demi sebuah gadget yang katanya banting harga. Yak, banting harga tetapi tidak perlu banting keselamatan kan?!

Gak heran kalau sebelum acara berakhir, polisi membubarkan secara paksa antrian tersebut dan menyegelnya, karena ternyata pihak Blackberry dan Pacific Place tidak memiliki izin untuk penyelenggaraan kegiatan ini. ting tong..hello hello, mereka tidak punya izin? Padahal kalau sudah niat melibatkan 1000 orang lebih harusnya mereka mendapatkan izin dari kepolisian terlebih dahulu kan.

Pokoknya, ini menjadi pelajaran bagi masyarakat kita. Jangan mudah terpancing, dan jangan mudah tergiur barang murah. Bagaimanapun, keselamatan dan keamanan diri sendiri adalah yang utama.

-NeitNeit-

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Demi Apa???

  1. Marina says:

    bener tieen..
    ternyata temen gw ada yg bisa ngeborong sampe 5 bb..
    dia beli harga 2.3jt, dijual 3.6jt.. ckck..
    konsumtif yg mengerikan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s