Sebuah Awal Tahun

Hari ini adalah Senin pertama di tahun 2012. Hari pertama masuk kerja kembali setelah tahun kemarin. Semoga gerbang kesuksesan dan kemandirian membuka pintunya untuk kita πŸ™‚

RESOLUSI

Di tahun yang baru ini semua orang beramai-ramai membuat resolusi… Sebenarnya gue adalah orang yang ga pernah bikin resolusi apapun. Go with the flow aja pokoknya, namun gue sekarang menyadari satu hal. Dengan beresolusi, kita mempunyai dorongan. Dengan beresolusi, kita mempunyai tekad dan niat. Dengan beresolusi, secara tidak langsung kita memberikan rangsangan ke alam bawah sadar kita apa yang kita inginkan, dan itu…akan bisa kita wujudkan.

Berani bermimpi. Berani beresolusi. Berani bertindak. Berani mewujudkan. #iWish

Di postingan yang ini, gue mempunyai resolusi untuk Pribadi Diri. Untuk resolusi yang lain, masih ada di dalam pikiran. Ada beberapa hal sebenarnya. Namun, ijinkan gue menyimpannya dulu sendiri, menumpahkannya di dalam pikiran, mudah-mudahan dapat ditumpahkan dalam bentuk nyata suatu hari nanti πŸ™‚

NEW YEAR’S EVE

Tanggal 31 yang lalu, seperti hari-hari biasanya, gue ke kantor, jaga toko… Yang bikin berbeda hanyalah hari itu jalanan pagi-sore hari lebih lengang. Asik banget ya jalanan Jakarta kalau orang-orang lagi pada liburan —> Solusi tepat membuat jalanan ibukota ga macet…Liburkan sekolahan dan perkantoran! Haha…

Malam harinya gue dan keluarga makan malam bersama di restaurant seafood di Alam Sutera, RASANE! Aje gile, di Green Ville pun ada Rasane, kenapa pula harus jauh-jauh makan di Alam Sutera? Karena ternyata, suasananya asik bet…di lantai 2, outdoor, ademmm banget. Dingin-dingin puncak gitu deh :p Tapi ya mungkin karena musim ujan juga jadi cuacanya mendukung. —> Recommended kalau mau makan seafood, di luar Jakarta, rame-rame, tempat ga panas, makanan cukup enak, harga masih terjangkau. Hahaha *gue jadi promo begini, minta bayaran sama restonya :p*

Jam 10 malam gue sampai rumah. Koko dan istrinya ada acara di rumah temannya, jadi mereka menitipkan Al di rumah gw. Wow…. Jaga keponakan di malam tahun baru, sangat menyenangkan. Tapi sayangnya keponakan gue menghabiskan malam itu dengan…tertidur pulas. Mana mamapapa gue dan besannya melanjutkan acara dengan jalan-jalan keliling kota melihat kembang api dimana-mana, jadi lah gue di rumah saja bersama Aldrich, susternya, dan asisten rumah tangga. Menjelang pukul 12, mereka semua sudah tertidur pulas, dan hanya gue yang masih terjaga… Jaga malam. Haha…

Pukul 12 kurang 15 menit gue menyiapkan buah-buahan dan lilin untuk sembayang tengah malam nanti. Tepat pukul 12, gue sembayang di rumah, menyalakan lilin dan dupa, tidak lupa bersyukur dan membuat harapan baru. Setelahnya menelepon keluarga dan pacar gue… Eaaaa sendirian di rumah di saat yang lain sudah tertidur, bukan saat-saat yang romantis.

Namun biarpun tidak romantis, gue menikmati saat-saat itu. Gue melihat kembang api dari teras rumah lantai 2, rame banget eui… Kembang apinya memecah malam yang gelap dan sunyi itu, menjadi terang dan suaranya menggelegar, tanpa jeda, sambung menyambung dari satu titik dan titik lainnya. Gue mengagumi kerjasama dan kekompakan masyarakat Jakarta malam itu. Hahaha… Pukul 12 mereka sama-sama memecah keheningan malam, dan ketika jam mununjukkan pukul 1 pagi, mendadak suara-suara itu hilang sama sekali dan digantikan dengan suara lengkingan, gonggongan anjing, dan suara mobil yang lewat.

Ada yang lucu dari kisah malam itu. Suara kembang api selain memekakan telinga kita, ternyata juga telah mengagetkan sejumlah mobil, karena mobil-mobil tetangga gue serempak pada berbunyi alarmnya, jadi tambah rame. Haha… Ditambah lagi ada beberapa anjing kampung yang lari-larian bingung, mau ke arah mana, karena suara kembang apinya kan dari seluruh penjuru. Kasian banget sumpede… Tapi gue ga tahan untuk ga ketawa. Akhirnya gue ketawa sendiri menyaksikan tingkah anjing-anjing tersebut. >.< Bahkan ada tetangga gue yang keluar rumah untuk menikmati kembang api sambil menggendong anjingnya, dan menutup kuping anjingnya tersebut. Wah… sungguh bukan sesuatu yang mudah untuk para hewan πŸ™‚

Gue juga sempat khawatir bunyi senjata perang kembang api akan mengganggu tidurnya keponakan gue, eh tapi ternyata tidak. Mungkin dia saking ngantuknya gak kebangun sama suara-suara tersebut, padahal gue aja nyaris stress dengernya. Hahaha… mengerikan sih suaranya -__-” *jedar-jeder-jedorr*

Dan gue menghabiskan waktu dengan berkirim salam via telepon, twitter dan BBM kepada keluarga dan teman-teman. Oh tidak, gue enggan berkirim ucapan melalui BBM massal yang terkenal dengan sebutan Broadcast Message. Gak masalah sih kalau mereka mengirimi gue ucapan dengan cara broadcast message, tapi gue akan lebih merespon yang secara langsung mengatakan (atau menuliskan) Happy New Year, Tien. Meskipun dalam kenyataannya mereka hanya mengedit nama ‘Tien’ dengan nama lainnya, namun itu lebih sopan menurut gue, karena setidaknya mereka sudah lebih ‘berusaha dan bersusah payah’. Dan itu gue lakukan. Memang tidak semua orang gue kirimi ucapannya (Natal dan Tahun Baru), karena capekkk bo kirim satu-satu, namun setidaknya, gue mengucapkan dengan tulus ke mereka, satu per satu.

Itulah mengapa gue merindukan Kartu Natal. Kartu yang amat hits ketika gue SD sampai SMA. Kami bertukar kartu Natal, saling memberi ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru. Di kartu-kartu itu tertulis jelas nama kita sebagai penerimanya. Dan semua kartu-kartu itu masih gue simpan loh sampai sekarang, Bukan karena apa-apa, karena di balik kartu dan ucapan tersebut, tersimpan sesuatu yang klasik…yang tulus tertulis dari tangan teman kita sendiri. Dan itu otentik. Hahaha… Gue lebay? Memang. Gue konservatif? Mungkin. Namun yang pasti, itu lebih ‘membekas’ di hati. Serius. Anda setuju? Silakan, Anda tidak setuju? Silakan juga. Ini opini gue loh… πŸ™‚

Dan gue menutup malam itu dengan…meditasi. Gak lama-lama sih, ngantuk soalnya. Semoga segala yang kita kerjakan tahun 2012 ini dapat diselesaikan dengan baik dan dapat memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang kita sayangi.

Welcome 2012!

Central Park Mall - Xmas Eve :) *thanks Marvyn*

Central Park Mall - Xmas Eve πŸ™‚ *thanks Marvyn*

 

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Her Daily News, In Her Mind. Bookmark the permalink.

2 Responses to Sebuah Awal Tahun

  1. Marina says:

    haha… mau bahas soal nasib dogi2 di pergantian tahun.. temen2 juga pada protes, anak2nya jadi ngumpul binti nyempil di satu pojokan krn takut denger suara petasan, tentunya dengan ekspresi super duper aneh (fotonya beredar jd dp bbm).. kesian dogi2 yg ga punya rumah.. #curcol doglovers…

  2. JLawren says:

    Sorry yak balemnya BM sama +1 jam sejak 2012 di mulai, soalnya tangannya penuh sama Kamera nih.. hihihi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s