T’lah Senja

Ketika matanya tak lagi melihat dengan jernih

Mari tuntun mereka

Ketika telinganya tak lagi mendengar dengan jelas

Mari sentuh mereka

Ketika bicaranya tak lagi lantang

Mari dekatkan telinga

Ketika jalannya mulai tertatih

Mungkin tuntunan kita akan sangat membantu

Sebagaimana mereka muda dulu,

beginilah kita sekarang

Sebagaimana mereka renta kini,

begitulah kita nanti

Bukan tentang di mana mereka hidup

Bukan masalah apa yang bisa mereka lakukan kini

Tapi ini tentang…dengan siapa mereka hidup

Dan tentang apa yang bisa kita lakukan untuk mereka

Dengan kasih

Semoga Mereka Berbahagia

From Taman Mini with Love,
Buddhist Reborn
March 2012
:')

:')

:D Hopeng

Hopeng 😀

Photos by: Jeremy Lawrence. Thank you!
Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to T’lah Senja

  1. Pingback: 2013 nya, Kakak… | @truetienz

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s