Please Drive Safely!

Beberapa minggu ini, bukanlah minggu yang baik bagi mobil-mobil di keluarga gue. Ada saja kejadian yang mengharuskan mobil kami masuk rumah sakit, alias bengkel mobil.

Dimulai ketika 2-3 minggu lalu, gue lupa tepatnya kapan, papi sedang menuju kondangan, mengendarai mobil hitamnya. Sampai di suatu sisi jalan, mobil papi amat sangat dekat dengan bus umum yang aduhai bohai bentuk badannya, alias sekali senggol, bopeng lah kendaraan lain yang kena. Saat itu mobilnya tidak sampai kena ke badan bus tersebut, namun papi sempet mendengar suara bretttt, cetokk, yah dipikir itu suara mobil kena batu-batu kecil. Sesampainya di tempat tujuan, betapa kagetnya papi, di pintu sebelah kanan terdapat luka berbentuk tekanan benda tajam, 3 titik (bukannya menuduh, tapi 3 titik tersebut terlihat tidak alami, tidak mungkin kena batu bekasnya seperti itu. Sorry, no Pic). Jadi body pintunya itu semacam penyok ke dalam. Ini kejadian pertama.

Kejadian lainnya menimpa…mobil gue, tepat hari Rabu 13 Juni yang lalu. Gue dalam perjalanan pulang dari PIK, ketika berada di perempatan besar depan Atmajaya, jalanan agak padat, jadi selepas lampu merah gue jalan perlahan-lahan. Saat gue berada di depan BCA Pluit, ada motor dari arah kiri (Atmajaya) ngebut. Gue sempet melihat dari kaca, motornya kok ngebut gitu, siapa yang sangka ketika dia sampai ke dekat mobil gue, dia tidak sempat ngerem dan akhirnya byarrrr…krekk krekk krekk… Tabrakan tak terhindarkan. Gue kaget sangat, dan langsung membunyikan klakson panjang. Motornya sempat jatuh dan tersangkut bemper mobil gue yang terlepas, namun dia langsung bangkit angkat motornya dan bruummm nggeeenggggg… Kabur gitu aja. Kurang asem. Ingin kejar, namun menyadari hal itu percuma, karena motornya sudah nyelip sana-sini dan tidak kelihatan lagi. Karma buruk gue sungguh berbuah hari itu, untung tidak ada yang lebih buruk. Orang itu pura-pura pingsan, atau pingsan beneran misalnya…  Kejadian kedua.

Itu hari Rabu kejadiannya. Nah, Sabtu nya ada lagi kejadian yang berhubungan dengan mobil. Tepatnya mobil sepupu gue yang tinggal di PIK. Jam 5 pagi, terjadi tabrakan yang cukup parah. Mobilnya diparkir di depan rumah, masih pagi, masih pada tidur dong ya. Sebuah mobil Pajero merusuh! Yang lagi nyetir mungkin mengantuk, atau mabok. Dia menabrak mobil saudara gue sampai penyok-penyok dan kunci stangnya patah. Sedihnya lagi, ada engkong yang lagi jalan pagi, ditabrak pula sampai mental 10 meter, abis itu mobil pickup sebelah rumah (tetangga) mental sampai ke seberang jalan!

Mereka (orang-orang di dalam mobil) ngotot bilang si engkong jalan di tengah jalan terus karena dia menghindar lalu banting setir ke sebelah kiri. Jelas-jelas di kamera CCTV (iya, rumah ii gue terpasang CCTV yang menghadap ke arah jalanan) terlihat itu engkong jalan di dekat mobil saudara gue lalu ditabrak dan pingsan, sampai 5 menit. Mobil Pajero sendiri rusak parah, karena menghantam pohon rumah sebelah setelah menabrak mobil pickup. Suara tabrakan sangat keras, sampai ii gue kaget dan terbangun. Namun ketika ke depan, mereka sudah ke Rumah Sakit dibawa oleh mobil security PIK. Paginya, istri si pengendara bertemu dengan ii gue dan bersedia bertanggungjawab, maka ii  gue kasih lihat rekaman CCTV nya. Akhirnya mobil saudara gue ditarik Astraworld dan dibawa ke Auto2000 Sunter. Ii ga mau masuk ke bengkel asuransi, maunya dibawa ke Toyota, karena lebih terjamin, apalagi mobilnya parah juga kenanya. Dan bagaimana dengan Engkong 85 tahun itu? Katanya sih gak kenapa-kenapa, sudah dirawat di Rumah Sakit. Kejadian ketiga.

Kejadian berikutnya adalah…Kemarin. Mobil sang Pacar, juga diserempet sama pengendara motor dari arah kiri, selepas lampu merah. Lagi macet, jadi jalan pelan. Mirip kejadian mobil gue. Usai serempet, si pengendara motor juga kabur.  Yeah, dasar Pengecut. Bemper dan body mobil sedikit penyok, dan pagi ini langsung dibawa ke bengkel, untung bisa langsung diperbaiki. Kejadian keempat.

Bulan ini entah kenapa berturut-turut kejadian kurang baik menimpa mobil-mobil di keluarga gue yang seharusnya tidak perlu terjadi. Mobil jalan pelan, ditabrak. Mobil lagi parkir, ditabrak juga. Hmm mungkin kami kurang beramal…

Namun dari semua kejadian buruk seperti ini, gue tetap bersyukurlah setidaknya tidak ada kejadian yang lebih jelek lagi. Mobil penyok-penyok masih bisa diperbaiki, tidak dengan manusia. Iya kan? Makanyaaaa, nyetir gak usah pake ngebut, jangan mengantuk (upsss gue juga pernah sih, ketiduran di lampu merah sampai nyundul mobil depan gue -__-“)

Buang sial, buang sial…siuhhh siuhh…

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Her Daily News. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s