Dear, Neptunus :)

OST. Perahu Kertas
Cipt. Dewi ‘Dee’ Lestari
Maudy Ayunda (as Kugy)

Perahu Kertas ku ‘kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila
Tapi ini adanya

Perahu Kertas mengingatkanku
Betapa ajaib hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
kau sahabatku sendiri

Hidupkan lagi mimpi-mimpi, cinta-cinta
Cita-cita, Cinta-cinta

Yang lama kupendam sendiri
Berdua ku bisa percaya

Kubahagia
Kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada
Di antara miliaran manusia
Dan kubisa
Dengan radarku, menemukanmu

Tiada lagi yang mampu berdiri
Halangi rasaku, cintaku padamu

Kubahagia
Kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada
Di antara miliaran manusia
Dan kubisa
Dengan radarku, menemukanmu

Kubahagia
Kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada
Di antara miliaran manusia
Dan kubisa
Dengan radarku, menemukanmu

Review:

Perahu Kertas

Perahu Kertas

Di antara pecinta novel dan penggemar buku-buku karya Dewi ‘Dee’ Lestari pasti sudah sangat kenal dengan Kugy dan Keenan, ya, tokoh di novel Perahu Kertas. Perahu Kertas adalah karya Dee yang paling ‘ringan’ dan paling berjiwa muda.
Tidak seperti novel Dee yang lain seperti Supernova, tentu saja Perahu Kertas lebih mudah dibaca dan dimengerti, karena Supernova adalah gabungan antara buku fiksi, buku ilmiah, dan buku sastra. Begitu juga dengan Filosofi Kopi dan Madre, kumpulan cerita pendek, sastra, dan puisi, membuat saya kebingungan ketika ingin menempatkan buku-buku Dee di rak buku rumah saya. Di deretan Novel? Terlalu berat. Di deretan buku-buku ilmiah (yang tentu saja sangat sedikit deretannya di rak buku saya :p)? Terlalu ringan. Akhirnya saya memutuskan mengumpulkan buku-buku Dee di deretan karya sastra. Karena itu tempat yang paling cocok menurut saya.

Perahu Kertas mengisahkan perjalanan sebuah persahabatan, kisah menuju cita-cita, menuju cinta, patah hati, hati yang bersemi, harapan yang pupus, keangkuhan, perseteruan, yang semuanya dikemas menjadi cerita yang unik dan cantik. Dee tidak menggambarkan kisah sedih tokoh-tokohnya secara cengeng, namun menonjolkan ketegaran dan kepasrahan sang tokoh, hingga pada akhirnya pintu menuju cita-citanya mulai terbuka.

Novel ini akan diangkat ke layar lebar dengan judul yang sama dengan bukunya, Perahu Kertas. Film ini diasuh oleh Hanung Bramantyo, dan saya tidak sabar untuk menantikan film ini berlayar, lebaran tahun ini. Kita tunggu saja 🙂

“Karena hanya bersama kamu segalanya terasa dekat, segala sesuatunya ada, segala sesuatunya benar. Dan bumi hanyalah sebutir debu di bawah telapak kaki kita.”

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in In Her Mind, Listen and Enjoy. Bookmark the permalink.

2 Responses to Dear, Neptunus :)

  1. Icha says:

    Bukunya bagus banget ya Tien, recomended abissss ^^ gk sabar tunggu filmnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s