Sebuah Resep dan Implementasinya

“Sebuah resep hanya akan selalu menjadi R.e.s.e.p, sampai dia dihidangkan di atas meja.”

Dan atas quote tersebut di atas, maka gue tertantang untuk mewujudkan resep-resep tersebut dan menghadirkannya di tengah-tengah meja makan keluarga. Berikut hasil implementasi resep tersebut. check-it-out!

Pastel Tutup

Gue membuat ini bersama sahabat-sahabat gue dari SMP-SMA, dimulai dari percakapan kita yang random beberapa bulan lalu. Ceritanya nih kita mau bertandang ke rumah salah satu dari kami. Tapi gak mau kalo cuma ngobrol-ngobrol dan ngemil. Kita mau produktif! Haha… Akhirnya, kita memutuskan untuk masak-masak aja. Kebetulan rumah temen gue ini punya oven. Baru. Dan belum pernah digunakan. Jadinya kita berencana untuk memecahkan telor perdana pemakaian Oven! Dan…pilihan jatuh pada..jeng jeng… Pastel tutup!

Isinya!

Isinya!

Sebelum dipanggang

Sebelum dipanggang

Dengan mengandalkan resep yang gue dapatkan dari mami dan mama mertua, maka jadilah pastel tutup bikinan kita. Tapi ya namanya juga baru pertama kali bikin sendiri tanpa bantuin mami dan mama, adaa aja yang kurang. Bikinan yang kali ini kurang susu, jadinya kurang creamy gimana gitu.

Pertamax gan pakai ovennya!

Pertamax gan pakai ovennya!

Mari makan!

Mari makan!

Bahan-bahan kentang:
300gr kentang kukus, haluskan
1 sendok makan susu bubuk (boleh dilebihkan supaya lebih creamy)
2 kuning telur (1 untuk dimasak, 1 untuk dioleskan di top)
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Pala bubuk secukupnya
50gr Keju parut

Bahan-bahan isi:
Paha ayam fillet seperlunya (boleh juga diganti daging kaleng)
1 butir Bawang bombay cincang halus
Bawang putih secukupnya cincang halus
2 buah wortel dipotong kotak-kotak
Kacang polong seperlunya
Jamur kuping secukupnya direndam sampai mengembang
Soun sesuai selera, diseduh dan ditiriskan
Merica secukupnya
Garam secukupnya
Air Kaldu ayam
Minyang goreng untuk memumis

Cara membuat:
1. Campur kentang yang sudah dihaluskan, dengan susu bubuk, merica, pala, garam, kuning telur, dan keju parut. Aduk rata.
2. Buat isi, tumis bawang putih dan bombay sampai wangi, lalu masukan ayam/daging, tumis hingga warnanya berubah, kemudian tambahkan wortel, kacang polong, dan jamur kuping. Diaduk sampai rata.
3. Masukan bumbu-bumbu, aduk rata. Masukan air kaldu ayam, masak hingga meresap. Tambahan soun. Sisihkan.
4. Olesi loyang dengan mentega. Masukan isi tadi ke dalam loyang yang lebar, lalu diratakan.
5. Tutup dengan kentang yang tadi sudah dibuat. Berikan garis miring-miring dengan garpu, lalu oleskan dengan kuning telur.

Baked Potato

Nahh kalo baked potato ini resepnya dari beberapa sumber, pokoknya cari resep sebanyak-banyak di internet dan gue gabungin, ambil intinya yang paling simple. Hasilnya? Not bad lah..biarpun kentangnya masih agak kurang empuk. Awalnya gue penasaran sama baked potato, karena gue pernah makan ‘baked potato with broccoli’ nya Wendy’s, dan menurut gue itu yummy banget. Tapi hasil eksperimen gue gak kalah enaknya kok meskipun kentangnya tidak selembut wendy’s dan kejunya tidak semelted punya wendy’s. Hahaha…

Baked Potato with Broccoli and Cheese

Baked Potato with Broccoli and Cheese

Bahan-bahan:
Beberapa butir kentang sesuai kebutuhan
Brokoli dibersihkan, ambil bunganya
Keju melted
Bacon dipotong kotak, digoreng

Cara membuat:
Rebus/kukus kentang selama kurang lebih 40 menit, angkat, tiriskan, belah membentuk tanda +
Rebus/kukus brokoli yang sudah dibersihkan, lalu tiriskan. Siram air dingin/air es, susun di atas ketang
Parut/potong-potong keju melted, taburkan di atas brokoli
Oleskan mentega pada loyang oven, lalu susun kentangnya, dan biarkan dipanggang selama kurang lebih 10 menit atau sampai keju meleleh.
Setelah diangkat, taburkan bacon yang telah digoreng tadi, lalu siap dihidangkan.

Pancake

Gue beberapa kali mencoba bikin pancake, dan setelah yang ketiga kalinya baru mendapati hasil yang much better :p kenapa? Percobaan pertama, pancake gue terlalu keras (karena gue gak pakai susu bubuk, melainkan pakai cokelat bubuk. Ya iyalah…). Lalu percobaan kedua, gue memasukan terlalu banyak susu full cream. Dari yang resepnya hanya 200ml, gue masukin berlebihan, jadinya malah…kelembekan, letoy, dan menyebalkan untuk dimakan. Seriuosly. Itu jadi mirip kayak…pancake bukan, martabak bukan, spongebop mungkin mirip. Hahahaha… Tapi ketika gue hidangkan di meja makan, suami gue langsung makan aja tuh, gak banyak komentar, tapi ambil lagi ambil lagi. Artinya apa tuh ya? Enak? Dia juga no comment sih pas makan. Gue jadi bingung. :p

Sushi or pancake roll?

Sushi or pancake roll?

Resep nya boleh nemu disini nih : http://www.thekaltara.com/2013/09/cara-membuat-pancake.html

PeCamKe. A.k.a Ayam Rebus

Ini adalah hidangan favorite gue. Gue paling suka bikin ini karena, mudah. Simple cara bikinnya. Yang paling repot hanyalah bagian motong-motong. Hehehe.. Karena gue tidak bergitu mahir dalam hal memotong ayam :p Resep ini juga dikasih sama nyokap sih, jadi memang kalo makan ini rasanya homey sekali… 🙂

Darmawan's PeCamKe

Darmawan’s PeCamKe

Bahan-bahan:
1 ekor ayam kampung
Air bersih untuk merebus ayam
Kecap asin/kecap Angsa *sorry nih nyebut merk.* hahaha
Bawang putih dihaluskan, lalu digoreng
Minyak goreng secukupnya
Daun wansui (terkenal dengan nama: Daun ketumbar)

Cara membuat:
Rebus ayam kampung dalam panci tertutup selama kurang lebih 35 menit/sampai daging empuk
Setelah mendidih, diamkan selama 5-10 menit
Angkat ayam, tiriskan, dan siram dengan air dingin/air es
Potong-potong ayamnya, dan susun di piring, diselingi dengan menyirami ayam yang telah dipotong dengan kecap asin, dan bawang putih yang sudah digoreng. Ulangi hingga semua badan ayam terpotong semua dan tersusun rapi
Berikan Daun wansui di atas potongan ayam sebagai hiasan/lalapan bagi yang suka.

Kwotie dan Swekiau

Ini juga termasuk makanan favorite keluarga. Dari gue masih kecil, nyokap sering bikin ini. Biasanya kita bikin di hari minggu karena membutuhkan waktu yang cukup banyak, terutama pas mau bikin kulitnya. Perlu tenaga ekstra juga, kalo gak udahannya ni tangan bisa pegel-pegel :p Yang bikin enak dari makan kwotie dan swekiau ini adalah, bumbunya! Bumbu cocolnya. Biasanya gue pakai cuka hitam, minyak wijen, sambal botol, dan bawang putih blended. Iya habis makan ini memang harus minum yang banyak dan makan buah, karena minyak wijen dan bawang putihnya bisa bikin sakit tenggorokan :p

Kwotie Digoreng, Swekiau Direbus

Kwotie Digoreng, Swekiau Direbus

Nah, kalau yang ini resepnya panjang x lebar x tinggi = luas m3. Agak rebet jelasin dalam bentuk tulisan soalnya panjanggg..hahaha kalau ada yang mau resepnya, nanti kita email-emailan aja ya 🙂

Gampang-gampang kan ya resep yang udah gue coba. Mudah-mudahan selanjutnya bisa mencoba kue/masakan yang lebih ribet lagi. Hehehe

Dan semua masakan di atas tidak akan terwujud tanpa adanya sebuah resep, sebuah keinginan, sebuah tekad, dan sebuah…perut yang lapar 🙂

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in Her Daily News and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s