Dua Gelas Es Kopi dan Kita

Dua gelas es kopi dan kita
Dinginnya terbaca dari luar gelas

Dua kursi kayu dan kita
Deriknya memenuhi hening yang kita ciptakan

Matahari sore
Membawa kehangatan hati bagi kita
Dinginnya es tidak mampu mengusir kehangatan matahari
Tidak pula mengusik kebersamaan kita

Dua gelas es kopi dan kita
Ah aku lupa,
kamu kan tidak suka kopi
namun kamu tetap menemaniku duduk di kursi kayu

Dua kursi kayu dan kita

***

Buat kamu,
Ada hal-hal yang tidak kamu suka
tapi pada akhirnya kamu tetap melakukannya
dan menemaniku
Disitulah kamu, dan aku, menjadi kita.

Advertisements

About neitneit

Call me Tien. It's simple and good enough.
This entry was posted in In Her Mind and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s