Happy New Year

Happy New Year buat teman-teman yang merayakannya. Hehehee… Hayoo, ada gak yang gak New Year’an? Ada! Temen gue dari negeri Tiongkok, ketika gue ucapin dia Happy New Year, tapi dia balas Thanks, tapi New Year gue gak sekarang, tapi nanti waktu Chinese New Year alias Sincia.. wakakaaka Iye dahhh. Sejak saat itu, gue paham gak semua orang merayakan New Year (international calendar new year) :p

Tahun baruan kali ini, gue tetap merayakannya bersama keluarga dengan BBQ dan Suki bersama di rumah, dan ditutup dengan acara kembang api. Tapi seperti biasa, gue gak suka kembang api..jadi gue gak ikutan main di luar. Bukan kembang apinya sih, tapi suaranya yang lebay dan menggelegar yang mengganggu banget menurut gue.

Diluar itu semua, hati gue masih miris dipenuhi oleh berita seputar kecelakaan pesawat Air Asia lalu, biarpun gue ga kenal siapapun yang ada di pesawat itu maupun keluarganya tapi gue benar-benar memikirkan perasaan kehilangan mereka. Mungkin ini adalah tahun baru paling sedih yang pernah mereka alami. Semoga semmua makhluk mendapatkan kebahagiaannya.

Dan doa gue di awal tahun ini, Semoga segala sesuatu yang direncanakan dan dilakukan dapat diselesaikan dengan baik. Mendapatkan hasil yang baik, dan berguna bagi tubuh, bagi keluarga, dan bagi orang lain.

Love,

NeitNeit
2015
RSCM Kencana, Jakarta

Posted in Uncategorized | 2 Comments

Mirror

Mirror is on the wall
I can use it anytime I want
Mirror is in my hand
I will use it anytime I need
Mirror is in my heart
Look inside me
My attitude
What I have done to others
So that I will be able to evaluate myself,
not other people.
What about your mirror?

Posted in In Her Mind | Tagged , | Leave a comment

Love is Blind

When love is blind,
my heart beats so fast
too fast..
my feet walks in harmony
and slowly..

Because love is blind,
i love you before i met you
i love your heartbeat
i love you even more
and i always will

***

Some People hurts by love itself
but they stand still
weak and strong at the same time
but they never falling down

Blindness is not always black
there’s white, a light..
just light
and we all know, everything that end with light is a Good sign, GOD sign.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kuliner Bersama Saya

Siapa yang suka kuliner? Sayaaa!!
Siapa yang suka icip-icip makanan baru? Sayaaa!! *tapi tergantung review orang-orang dulu* hehehe
Siapa yang suka eksperimen bikin-bikin makanan? Sayaaa!! *Tapi yang gampang aja*

Nahh jadi udah tau dong topik postingan gue kali ini tentang apa? Makanaaaaan! hahahha i love it, i love it. Gue suka banget makan, Fact: Kalau gue telat makan, rasa pusing dan lemas langsung melanda. Makanya gue ga boleh telat makan. Hehehehe :p

Pertama-tama mari kita bahas tentang wisata kuliner di Jakarta dan sekitarnya. Dalam 2 bulan terakhir ini ada beberapa restoran yang baru gue coba, sebenarnya mereka buka sudah lama, tapi gue coba makanannya ya akhir-akhir ini aja. Dan yang akan gue review ada 2 resto.
Yang pertama, Koultoura Coffee yang terletak di Taman Ratu, tepatnya di deretan Pizza Hut taman Ratu beda 2-3 bangunan setelahnya kalau dari arah jalan panjang di sebelah kiri, di seberang ruko-ruko yang baru jadi gitu deh (yang kadang kalau restoran ini lagi rame, parkiran ruko tersebut dijadikan parkirannya Koultoura!). Kalau gue lagi nginap di rumah orangtua di Green Ville, sudah dipastikan setiap hari gue akan melewati restoran ini. Kalau dari tampak depan, kalian akan melihat sebuah bangunan dengan kaca-kaca transparan dan aktivitas orang-orang di dalamnya akan tampak dari luar. Jadi lagi sepi atau ramai, dapat terlihat dari seberang jalan. Dengan simbolnya sebuah cangkir dengan tanda petir di atasnya, gue jadi membayangkan si the-boy-who-lived alias dek Harry Potter hehehe…
Sistem pemesanan di restoran ini adalah, kita masuk dan langsung memesan di kasir makanan dan minuman yang akan kita nikmati. Jadi jangan langsung duduk. Kita pesan di kasir dan langsung bayar, jadi sistemnya jadi mirip makan di restoran cepat saji. Untuk minuman, kita tungguin mereka bikin dan kita bawa ke meja sendiri. Baru untuk menu makanannya akan mereka antar ke meja kita. Gue makan ber3 sama suami dan 1 sahabat gue, kami berdiri di meja kasir cukup lamaa karena bingung mau pesan apa. Hampir semua menu kita tanyain ini apa itu apa, isinya apa, posrinya banyak gak dan sebagainya. Untung lagi gak rame jadi mbak kasirnya dengan sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan kita. Akhirnya gue pesan Chicken Maryland dan minum Ice chocolate apa gitu namanya lupa. Suami gue pesan Fish and Chips dan minum Ice Tea of the day. Mari kita review rasanya. Untuk Chicken Maryland menurut gue enak, dagingnya lembut, potato wedges nya lumayan, dan saosnya pas gak terlalu asam. Untuk minuman cokelatnya juga enak, di dasar gelas gue menemukan gumpalan cokelat yang bisa gue makan dikit-dikit (atau kurang gue aduk-aduk yah? Lol), tapi itu dark choco sih jadi tergantung orang suka atau kagak, kalau gue lebih suka milk daripada dark sebenernya. Hehehe…
Untuk Fish and Chips nya menurut suami gue rasanya cukup oke, tapi kurang spesial. Mungkin banyak resto yang juga menjual fish and chips. Saos tartarnya menurut gue lumayan enak kok. Kalau untuk Ice Tea of the day nya ya ga usah dibahas lah yaa, pokoknya es teh lah gitu. Heheehehe cuma memang hari itu teh yang dipakai adalah Dilmah English Breakfast.
Nah bagaimana untuk segi harganya? Hmmm maaf nih tapi gue harus jujur kan kalau mereview. Harganya tergolong mahal. Dihitung-hitung kalau dibagi rata, kita makan ber 3 totalnya 300ribuan, dengan masing-masing 1 makanan dan 1 minuman, tanpa pesan menu tambahan lainnya, jadi menurut gue sih mahal dengan porsi main menunya yang gak terlalu banyak kalau 1 orang jatuhnya @100ribuan (makanan+minuman). Tapi ya ini relatif ya, mungkin karena ini cafe jadi mereka juga menjual tempat. Iya, mereka design interiornya mengupayakan agar orang-orang bisa duduk lama sembari ngobrol ataupun hanya duduk untuk kerja atau meeting.
Waktu gue datang ke sana, ada beberapa meja yang isinya orang sedang meeting bawa laptop ngobrol serius, ibu-ibu sekitar 6-8 orang yang duduk sembari minum-minum dan cekikikan, anak kuliahan yang baru pulang kuliah dengan buku-bukunya disamping tempat duduknya. Memang, ini lebih seperti meeting point dan ngopi-ngopi ketimbang restoran untuk makan kenyang. Hehehhe… Karena, porsinya memang gak banyak-banyak amat menurut gue yang hobi makan ini :p Tapi overall, resto ini cukup unik πŸ™‚

Chicken Maryland

Chicken Maryland

Restoran kedua yang gue coba untuk pertama kalinya adalahhhh….Seorae, sebuah restoran Korea yang berada di Flavor Bliss Alam Sutera, jadi kita geser sedikit dari Jakarta yah :p Gue baru makan ini tepat tadi malam. Makan ber5 sama sahabat gue, ber4 ding, plus 1 balita yang makannya juga mulai banyak. Hehehe…
Seorae ini menjual korean BBQ dengan daging yang didatangkan dari Australia. Kami memesan has dalemnya Pork dan beef, tapi gue lupa foto untuk daging-dagingnya. Karena kita lagi gak mau bakar sendiri, jadi minta tolong mbak nya yang panggangin dagingnya untuk kita. Gue lebih suka Porknya, karena dagingnya sangat sangat Juicy, itu adalah special menu nya resto ini. Namanya Galmaegisal (pork) dan Woosamgyeob (beef), nah loh gue bingung deh namanya…kalo gak nyontek slip Bon nya, gue ga bisa spell nya. Hahahaha… Disini kita bisa refill terus side dish nya, kimchi, sayuran, ubi manis, kentangnya, mochi kacangnya (mirip mochi cuma gepeng bentuknya gue ga tau apa namanya). Kalau untuk harganya, daging-dagingnya kami pesan yang 150 gram, yang pork hargnya 84ribuan, yang beef hampir 140ribu. Untuk Japchae (soun), porsinya sedikit tapi enakkk, tapi harganya gak enak…hahaaha…dengan porsi segitu harganya 70ribu menurut gue sih kemahalan, kalau 40ribuan mungkin masih cocok. Untuk bikin member nya gratis, dan kita dapat voucher 20% untuk kedatangan berikutnya, tapi batas waktunya hanya 1 bulan. Total kami makan disitu semalam adalah 498ribu, nyaris 500ribu, tergolong mahal karena 4orang dewasa + 1 balita kira-kira @100ribuan juga per orang, tapi worth it sih jadi menurut gue karena dagingnya enak dan side dish nya banyak juga boleh refill πŸ™‚ hehehe…

Seorae

Seorae

Side Dish

Side Dish

Tagihannye

Tagihannye

Nah, kalo yang satu ini, gak usah ditanya lagi. Abang Bakso langganan keluarga gue, dari gue masih TK (atau bahkan belum lahir), si Abang ini udah keliling di komplek Green Ville, sampai gue segede ini, Abang ini masih juga keliling di Green Ville dan uniknya, mukanya ga banyak berubah! Model rambutnya sama, model topinya sama, kumis nya sama, mukanya gak keliatan tanda-tanda penuaan sedikitpun, gue curiga dia ini masih satu keluarga sama Bibi Lung. Hehehe… Nih ya, bakso uratnya juara! Enak banget dah, trus gak pelit kasih sayur nya. Satu mangkok sekarang harganya 10ribu, kuahnya berasaaa kaldu nya, tapi yaaa gak disangkal sih micinnya pasti banyak, makannya ga boleh sering-sering. :p Kalau mau ketemu Pak Kumis, dia biasanya ngiter di komplek perumahan Green Ville, kalo lagi gak ngiter, berarti dia nongkrong di ruko Green Ville Blok A, cari aja Tukang Bakso pake topi bundar, berkumis, badannya agak kurus, tingginya sedang, dan selalu pakai baju Kemeja yang dimasukan rapi di celana panjangnya. Hahaha detail banget gue.

Bakso Pak Kumis

Bakso Pak Kumis

Sekian dulu postingan gue siang ini, karena Orangtua gue ajak makan soto betawi di Gading Serpong. Selamat makan siang! πŸ™‚

Posted in Uncategorized | 3 Comments

Goodbye :’)

Mataharimu telah melewati senjanya
Ketika tapakmu tak lagi terlihat
Ketika suaramu kini menjadi kenangan
Ketika tatapanmu tak akan lagi ada

Dentingan pianomu
Hentakan tongkatmu
Ketukan jarimu di atas punggung tanganku
…semuanya mengikutimu pulang ke rumahNya

Goodbye to you my dearest piano teacher, Oma Betty.

Love,
Helen and Heltien

May you always be happy, Oma...

May you always be happy, Oma…

Thank you Oma... You'll always be in our heart.

Thank you Oma… You’ll always be in our heart.

August 20,19.. – August 24th,2014

A song for you…

Posted in Her Daily News, In Her Mind | Tagged , , , , | Leave a comment

Dua Gelas Es Kopi dan Kita

Dua gelas es kopi dan kita
Dinginnya terbaca dari luar gelas

Dua kursi kayu dan kita
Deriknya memenuhi hening yang kita ciptakan

Matahari sore
Membawa kehangatan hati bagi kita
Dinginnya es tidak mampu mengusir kehangatan matahari
Tidak pula mengusik kebersamaan kita

Dua gelas es kopi dan kita
Ah aku lupa,
kamu kan tidak suka kopi
namun kamu tetap menemaniku duduk di kursi kayu

Dua kursi kayu dan kita

***

Buat kamu,
Ada hal-hal yang tidak kamu suka
tapi pada akhirnya kamu tetap melakukannya
dan menemaniku
Disitulah kamu, dan aku, menjadi kita.

Posted in In Her Mind | Tagged , , , , | Leave a comment

[Glee]: You Have More Friends Than You Know

Ada lagu yang ingin gue bagikan, untuk teman-teman gue, untuk siapa saja yang singgah disini. Lagu dari Glee season 4, mendekati episode akhir lupa episode berapa. Hehehe

Here, for u ladies and gentlemen…

“You Have More Friends Than You Know”

We feel, we hear,
your pain, your fear
But we’re here, to say,
who you are, is okay

And you don’t have to go through this
on your own
You’re not alone

* You have more friends than you know
Some who surround you
Some you are destined to meet
You’ll have more love in your life

# Don’t let go, give it time
Take it slow
Those who love you the most, may need more time to grow
It’s gonna be okay (It’s gonna be okay)
You have more friends than you know

Be brave, be strong,
You are loved, you belong

Some day soon (Some day soon),
you will see (You will see)
You’re exactly
Who you’re supposed to be

And you don’t have to go through this on your own
You’re not (You’re not!) alone (You’re not alone, no, no)

(back to * and #)

Be who you are
Learn to forgive

It’s not about who you love,
but how you live (But how you live!)

Ooooh!

You have more friends than you know
Some who surround you
Some you are destined to meet
You’ll have more (More!) love in your life
Don’t let go, give it time (Give it time)
Take it slow (Take it slow)
Those who love you the most, (may need more time to grow)
It’s gonna be okay (It’s gonna be okay)
You have more friends than you know

It’s gonna be okay

Posted in Listen and Enjoy | Tagged , , , | Leave a comment

Ia

Ia
Mencari ruang kosong di sudut pikir
berharap masih ada kedamaian itu
kadang tertawa dalam isakan
seringkali menangis dalam canda
kisahnya menjadi uap
dicari dan tak ditemukan
Ia bertanya
Ia berharap
Akankah perang kemanusiaan berakhir?

Keserakahan menginjak kedamaian
Ya, ini tentang kehidupan
Ketika hati nurani bekerja, Ia tahu
Apa yang seharusnya diperjuangkan

Untuk Ia dan mereka,
disana…

Posted in In Her Mind | Tagged , | Leave a comment

Sang Empati

Ketika mereka tidak lagi menganggapku ada
mereka bahkan tidak lagi mampu melihatku
Lorong dan jembatan penghubung aku dan mereka sudah terputus
hilang entah sejak kapan

Aku…
Sang Empati.

-untuk kehidupan yang telah kehilangan empati-

A Path to Peace

A Path to Peace

Akan lebih baik jika mampu begini…

EmpathySymbol

Empathy Symbol

Β #worldPeace

Posted in In Her Mind | Tagged , , , , , | Leave a comment

Sebuah Resep dan Implementasinya

“Sebuah resep hanya akan selalu menjadi R.e.s.e.p, sampai dia dihidangkan di atas meja.”

Dan atas quote tersebut di atas, maka gue tertantang untuk mewujudkan resep-resep tersebut dan menghadirkannya di tengah-tengah meja makan keluarga. Berikut hasil implementasi resep tersebut. check-it-out!

Pastel Tutup

Gue membuat ini bersama sahabat-sahabat gue dari SMP-SMA, dimulai dari percakapan kita yang random beberapa bulan lalu. Ceritanya nih kita mau bertandang ke rumah salah satu dari kami. Tapi gak mau kalo cuma ngobrol-ngobrol dan ngemil. Kita mau produktif! Haha… Akhirnya, kita memutuskan untuk masak-masak aja. Kebetulan rumah temen gue ini punya oven. Baru. Dan belum pernah digunakan. Jadinya kita berencana untuk memecahkan telor perdana pemakaian Oven! Dan…pilihan jatuh pada..jeng jeng… Pastel tutup!

Isinya!

Isinya!

Sebelum dipanggang

Sebelum dipanggang

Dengan mengandalkan resep yang gue dapatkan dari mami dan mama mertua, maka jadilah pastel tutup bikinan kita. Tapi ya namanya juga baru pertama kali bikin sendiri tanpa bantuin mami dan mama, adaa aja yang kurang. Bikinan yang kali ini kurang susu, jadinya kurang creamy gimana gitu.

Pertamax gan pakai ovennya!

Pertamax gan pakai ovennya!

Mari makan!

Mari makan!

Bahan-bahan kentang:
300gr kentang kukus, haluskan
1 sendok makan susu bubuk (boleh dilebihkan supaya lebih creamy)
2 kuning telur (1 untuk dimasak, 1 untuk dioleskan di top)
Garam secukupnya
Merica secukupnya
Pala bubuk secukupnya
50gr Keju parut

Bahan-bahan isi:
Paha ayam fillet seperlunya (boleh juga diganti daging kaleng)
1 butir Bawang bombay cincang halus
Bawang putih secukupnya cincang halus
2 buah wortel dipotong kotak-kotak
Kacang polong seperlunya
Jamur kuping secukupnya direndam sampai mengembang
Soun sesuai selera, diseduh dan ditiriskan
Merica secukupnya
Garam secukupnya
Air Kaldu ayam
Minyang goreng untuk memumis

Cara membuat:
1. Campur kentang yang sudah dihaluskan, dengan susu bubuk, merica, pala, garam, kuning telur, dan keju parut. Aduk rata.
2. Buat isi, tumis bawang putih dan bombay sampai wangi, lalu masukan ayam/daging, tumis hingga warnanya berubah, kemudian tambahkan wortel, kacang polong, dan jamur kuping. Diaduk sampai rata.
3. Masukan bumbu-bumbu, aduk rata. Masukan air kaldu ayam, masak hingga meresap. Tambahan soun. Sisihkan.
4. Olesi loyang dengan mentega. Masukan isi tadi ke dalam loyang yang lebar, lalu diratakan.
5. Tutup dengan kentang yang tadi sudah dibuat. Berikan garis miring-miring dengan garpu, lalu oleskan dengan kuning telur.

Baked Potato

Nahh kalo baked potato ini resepnya dari beberapa sumber, pokoknya cari resep sebanyak-banyak di internet dan gue gabungin, ambil intinya yang paling simple. Hasilnya? Not bad lah..biarpun kentangnya masih agak kurang empuk. Awalnya gue penasaran sama baked potato, karena gue pernah makan ‘baked potato with broccoli’ nya Wendy’s, dan menurut gue itu yummy banget. Tapi hasil eksperimen gue gak kalah enaknya kok meskipun kentangnya tidak selembut wendy’s dan kejunya tidak semelted punya wendy’s. Hahaha…

Baked Potato with Broccoli and Cheese

Baked Potato with Broccoli and Cheese

Bahan-bahan:
Beberapa butir kentang sesuai kebutuhan
Brokoli dibersihkan, ambil bunganya
Keju melted
Bacon dipotong kotak, digoreng

Cara membuat:
Rebus/kukus kentang selama kurang lebih 40 menit, angkat, tiriskan, belah membentuk tanda +
Rebus/kukus brokoli yang sudah dibersihkan, lalu tiriskan. Siram air dingin/air es, susun di atas ketang
Parut/potong-potong keju melted, taburkan di atas brokoli
Oleskan mentega pada loyang oven, lalu susun kentangnya, dan biarkan dipanggang selama kurang lebih 10 menit atau sampai keju meleleh.
Setelah diangkat, taburkan bacon yang telah digoreng tadi, lalu siap dihidangkan.

Pancake

Gue beberapa kali mencoba bikin pancake, dan setelah yang ketiga kalinya baru mendapati hasil yang much better :p kenapa? Percobaan pertama, pancake gue terlalu keras (karena gue gak pakai susu bubuk, melainkan pakai cokelat bubuk. Ya iyalah…). Lalu percobaan kedua, gue memasukan terlalu banyak susu full cream. Dari yang resepnya hanya 200ml, gue masukin berlebihan, jadinya malah…kelembekan, letoy, dan menyebalkan untuk dimakan. Seriuosly. Itu jadi mirip kayak…pancake bukan, martabak bukan, spongebop mungkin mirip. Hahahaha… Tapi ketika gue hidangkan di meja makan, suami gue langsung makan aja tuh, gak banyak komentar, tapi ambil lagi ambil lagi. Artinya apa tuh ya? Enak? Dia juga no comment sih pas makan. Gue jadi bingung. :p

Sushi or pancake roll?

Sushi or pancake roll?

Resep nya boleh nemu disini nih : http://www.thekaltara.com/2013/09/cara-membuat-pancake.html

PeCamKe. A.k.a Ayam Rebus

Ini adalah hidangan favorite gue. Gue paling suka bikin ini karena, mudah. Simple cara bikinnya. Yang paling repot hanyalah bagian motong-motong. Hehehe.. Karena gue tidak bergitu mahir dalam hal memotong ayam :p Resep ini juga dikasih sama nyokap sih, jadi memang kalo makan ini rasanya homey sekali… πŸ™‚

Darmawan's PeCamKe

Darmawan’s PeCamKe

Bahan-bahan:
1 ekor ayam kampung
Air bersih untuk merebus ayam
Kecap asin/kecap Angsa *sorry nih nyebut merk.* hahaha
Bawang putih dihaluskan, lalu digoreng
Minyak goreng secukupnya
Daun wansui (terkenal dengan nama: Daun ketumbar)

Cara membuat:
Rebus ayam kampung dalam panci tertutup selama kurang lebih 35 menit/sampai daging empuk
Setelah mendidih, diamkan selama 5-10 menit
Angkat ayam, tiriskan, dan siram dengan air dingin/air es
Potong-potong ayamnya, dan susun di piring, diselingi dengan menyirami ayam yang telah dipotong dengan kecap asin, dan bawang putih yang sudah digoreng. Ulangi hingga semua badan ayam terpotong semua dan tersusun rapi
Berikan Daun wansui di atas potongan ayam sebagai hiasan/lalapan bagi yang suka.

Kwotie dan Swekiau

Ini juga termasuk makanan favorite keluarga. Dari gue masih kecil, nyokap sering bikin ini. Biasanya kita bikin di hari minggu karena membutuhkan waktu yang cukup banyak, terutama pas mau bikin kulitnya. Perlu tenaga ekstra juga, kalo gak udahannya ni tangan bisa pegel-pegel :p Yang bikin enak dari makan kwotie dan swekiau ini adalah, bumbunya! Bumbu cocolnya. Biasanya gue pakai cuka hitam, minyak wijen, sambal botol, dan bawang putih blended. Iya habis makan ini memang harus minum yang banyak dan makan buah, karena minyak wijen dan bawang putihnya bisa bikin sakit tenggorokan :p

Kwotie Digoreng, Swekiau Direbus

Kwotie Digoreng, Swekiau Direbus

Nah, kalau yang ini resepnya panjang x lebar x tinggi = luas m3. Agak rebet jelasin dalam bentuk tulisan soalnya panjanggg..hahaha kalau ada yang mau resepnya, nanti kita email-emailan aja ya πŸ™‚

Gampang-gampang kan ya resep yang udah gue coba. Mudah-mudahan selanjutnya bisa mencoba kue/masakan yang lebih ribet lagi. Hehehe

Dan semua masakan di atas tidak akan terwujud tanpa adanya sebuah resep, sebuah keinginan, sebuah tekad, dan sebuah…perut yang lapar πŸ™‚

Posted in Her Daily News | Tagged , , | Leave a comment